Minggu, 15 April 2012

Seorang professor berdiri di depan
kelas filsafat dan mempunyai
beberapa barang di depan mejanya.

Saat kelas dimulai, tanpa
mengucapkan sepatah kata, dia
mengambil sebuah toples mayones
kosong yang besar dan mulai mengisi
dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada para
muridnya, apakah toples itu sudah
penuh? Mahasiswa menyetujuinya.

Kemudian professor mengambil sekotak
batu koral dan menuangkannya ke
dalam toples. Dia mengguncang dengan
ringan. Batu-batu koral masuk,
mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para
muridnya, Apakah toples itu sudah
penuh? Mereka setuju bahwa toples
itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil
sekotak pasir dan menebarkan ke
dalam toples...

Tentu saja pasir itu menutup segala
sesuatunya. Profesor sekali lagi
bertanya apakah toples sudah penuh?

Para murid dengan suara bulat
berkata, "Yaa!"

Profesor kemudian menyeduh dua
cangkir kopi dari bawah meja dan
menuangkan isinya ke dalam toples,
dan secara efektif mengisi ruangan
kosong di antara pasir.

Para murid tertawa...

"Sekarang," kata profesor ketika
suara tawa mereda, "Saya ingin
kalian memahami bahwa toples ini
mewakili kehidupanmu.
"

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang
penting - Tuhan, keluarga, anak-anak,
kesehatan, teman dan para
sahabat. Jika segala sesuatu hilang
dan hanya tinggal mereka, maka
hidupmu masih tetap penuh.
"

"Batu-batu koral adalah segala hal
lain, seperti pekerjaanmu, rumah
dan mobil.
"

"Pasir adalah hal-hal yang lainnya
- hal-hal yg sepele.
"

"Jika kalian pertama kali memasukkan
pasir ke dalam toples,
"  lanjut
profesor, "Maka tidak akan tersisa
ruangan untuk batu koral ataupun
untuk bola-bola golf. Hal yang sama
akan terjadi dalam hidupmu
."

"Jika kalian menghabiskan energi
untuk hal-hal sepele, kalian tidak
akan mempunyai ruang untuk hal-hal
yang penting buat kalian
"

"Jadi..."

"Berilah perhatian untuk hal-hal
yang kritis untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu.
Luangkan waktu untuk check up
kesehatan.


Ajak pasanganmu untuk keluar makan
malam. Akan selalu ada waktu untuk
membersihkan rumah, dan memperbaiki
mobil atau perabotan.
"

"Berikan perhatian terlebih dahulu
kepada bola-bola golf - Hal-hal
yang benar-benar penting. Atur
prioritasmu. Baru yang terakhir,
urus pasir-nya
."

Salah satu murid mengangkat tangan
dan bertanya, "Kalau Kopi yg
dituangkan tadi mewakili apa?"

Profesor tersenyum, "Saya senang
kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan
kepada kalian, sekalipun hidupmu
tampak sudah begitu penuh, tetap
selalu tersedia tempat untuk
secangkir kopi bersama sahabat"
:-)

Andai Waktu Bisa Terulang...

Jika ada sesuatu yang sangat berharga, maka itu adalah waktu.

Siapapun orangnya, tidak akan bisa mengulang setiap waktu yang
sudah terlewatkan. Tidak peduli seberapa kaya orang itu, seberapa
penting jabatannya, waktu tidak mau diajak kompromi. Ia akan terus
berjalan.

Tidak peduli apakah orang-orang mampu melewatinya dengan
menyenangkan, atau sebaliknya.

Setiap orang, dimanapun ia berada, memiliki waktu 24 jam dalam
sehari. Tidak ada yg mendapatkan lebih, meski hanya satu menit saja.
Semua sama. Tidak kurang, tidak lebih.

Jika kemudian waktu bisa terulang, tentu kita semua mengharap
melakukan hal-hal yang baik saja. Memperbaiki kesalahan yang pernah
kita lakukan. Sayangnya, waktu memang tidak akan pernah bisa
terulang.

Teman, untuk mencapai segala macam kesempurnaan, memang selalu
dibutuhkan proses 'trial and error". Oleh sebab itu, jika kemarin atau
hari ini Anda melakukan kesalahan, carilah kesempatan untuk
memperbaikinya.

Jika kita gagal melakukan sesuatu hal, bukan berarti itu akhir segalanya.
Belajarlah dari kesalahan, dan berusahalah untuk tidak mengulanginya.
Belajarlah memaafkan diri sendiri & memaafkan orang lain, karena
tidak ada manusia yang sempurna!

Yang lalu biarlah berlalu. Mungkin akan menjadi pengalaman selama
hayat. Bagaimanapun diri Anda di masa lalu, itu tidaklah penting.
Yang jauh lebih penting adalah bagaimana diri Anda di masa depan!
 
Keep fight! :-)

Senin, 09 Januari 2012

Sabtu, 07 Januari 2012

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"

Masalah krisis kepercayaan diri (krisis
PD) seringkali menjadi salah satu
masalah klasik yang dialami oleh
sebagian orang.

Meski kelihatannya sederhana, namun
jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD
bisa jadi bumerang tersendiri. Salah
satunya, potensi yang ada dalam diri
kita akan terhambat.

Sekarang mari kita ulas sejauh mana
pengaruh kepercayaan diri bisa
mempengaruhi keberhasilan seseorang.

Saat menghadiri seminar atau sebuah
pertemuan misalnya, banyak di antara
kita yang lebih nyaman memilih tempat
duduk di belakang ketimbang di depan.
Alasannya kadang sederhana.. "takut
ditanya sama si pembicara". lol

Namun saat seminar sudah dimulai, yang
duduk paling belakang seringkali jadi
tidak begitu kelihatan atau terdengar
dengan baik apa yang dibicarakan oleh
si pembicara karena terhalang oleh
mereka yang duduk di depan!

Pernah merasa seperti itu? :-)

Atau saat kita masih berstatus pelajar,
apakah kita termasuk yang malu-malu
untuk angkat tangan dan memberikan
jawaban yang sebenarnya kita tahu atas
pertanyaan yang ditanyakan guru kita? :-)

Sekarang, mari kita cari tahu apa saja
yang menyebabkan orang suka minder atau
kurang PD! Berikut beberapa alasannya:
1. Sering berpikir yang 'tidak-tidak'
    tentang diri mereka!

"Coba kalau aku tinggi, aku mau dong
jadi model terkenal seperti Luna Maya!
...Tapi sayang, aku nih pendek & item,
gigiku gondrong lagi!!"

** lol, kasihan amet... hehe

Jangan pernah memandang
sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg
kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti
ada manfaatnya.
Coba baca lagi artikel pertama yang
dulu pernah saya kirimkan dengan judul
"Hargai apa yang kita miliki"
. :-)
2. "Takut Salah" bisa membuat kita
     tidak maju.

Jika kita selalu takut salah dalam
melakukan sesuatu, maka pastinya kita
tidak akan pernah bisa berhasil.

Janganlah Anda takut salah! Karena
kesalahan sebenarnya adalah langkah
awal menuju keberhasilan.

Tokoh-tokoh besar dunia yang
penemuannya sekarang kita nikmati,
dulunya mereka banyak melakukan
kesalahan. Namun, mereka terus dan
terus mencoba untuk memperbaiki
kesalahannya hingga tercipta sebuah
penemuan yang besar, seperti lampu
pijar, pesawat terbang, Google :-)

Dan masih banyak lagi yang lain!
Oleh sebab itu, jangan pernah takut
salah!
3. Jika kita bergaul dengan pengecut,
    otomatis kita juga akan jadi pengecut

Anda, pergaulan bisa mempengaruhi
kepribadian kita. Jika Anda berada di
lingkungan yang mayoritas tidak punya
rasa PD tinggi, maka jangan harap Anda
bisa PD.

Yakinlah, sedikit banyak, PD kita
sangat dipengaruhi oleh lingkungan
dimana kita berada. Oleh sebab itu,
pandai-pandailah mencari teman atau
pergaulan yang memiliki kepercayaan
tinggi.

Anda  juga pasti pernah mendengar
istilah "Jika ingin kaya, bergaulah
dengan orang-orang kaya".

Maksudnya, bukan berarti kalau kita
tidak punya uang bisa bersandar pada
mereka dan pinjam uang! :-) Tapi tujuan
kita adalah bisa menyerap 'cara
berpikir' mereka yang bisa membuat
mereka menjadi kaya!
4. Tidak perlu terpengaruh pendapat
    orang lain

Kita seringkali terpengaruh dengan
pendapat orang lain. Sayangnya, tidak
semua pendapat itu benar. Pendapat atau
masukan dari luar boleh saja kita
tampung. Tugas kita adalah *mengolahnya*,
sekaligus untuk evaluasi diri.

Jika ada pendapat yang justru membuat
Anda menjadi mundur dan tidak
berhasil, maka Anda perlu menolaknya,
tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat
itu.

Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa
minder dalam diri kita. Anda tidak
perlu resah dengan kekurangan yang ada.
Jika ada melakukan kesalahan, tinggal
perbaiki kesalahan yang Anda buat, dan
jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.

The last but not least...
Selalu perkaya diri
Anda dengan ilmu.
Karena dengan memiliki banyak ilmu,
otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisa
tertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!

Minggu, 06 November 2011

Menonton Bersama

Jum'at, 5 november 2011. Ctf mengadakan kegiatan menonton bersama,, yang diselenggarakan di student center hall. Kegiatan menonton bersama ini adalah program sekolah, jadi harus dihadiri oleh seluruh siswa SMA CTF. Kegiatan ini adalah pengganti kegiatan rutin kami di CTF yaitu belajr malam. Sebelum film dimulai semua siswa harus diabsen dahuluoleh ketua asrama masing-masing. Satu film yang di berikan oleh Abi Hendrik, Wakil Kepala Sekolah CTF. Yang Berjudul 'Lean On Me"
gambaran umum film tersebut sebagai berikut.
Eastside High School di Paterson, New Jersey, terkendala dengan berbagai masalah, terutama yang berhubungan dengan obat-obatan dan kekerasan geng. Selanjutnya, para siswa menerima skor rendah pada tes kemampuan dasar negara.
Selama urutan membuka kredit (di 1987), setelah seorang guru secara brutal dipukuli karena berusaha untuk memecah bertengkar dan legislatif negara baru-baru ini mengesahkan undang-undang menyatakan bahwa sekolah yang tidak dapat memenuhi persyaratan tes minimum akan dimasukkan ke dalam kurator, Walikota Bottman ( Alan Utara) Pimpinan sekolah berkonsultasi Dr Frank Makasar, (Robert Guillaume), yang menyarankan menyewa sekolah kepala sekolah SD Joe Louis Clark, alias "Crazy Joe" (Morgan Freeman), yang adalah seorang guru di Eastside Tinggi 20 tahun sebelumnya, sebagai kepala sekolah baru. Walikota enggan pada awalnya, mengetahui tentang masalah bahwa Clark telah menyebabkan radikal di masa lalu. Tapi Clark dipekerjakan, dan hal-hal yang segera mendapatkan tegang setelah Clark menolak dari ratusan siswa sekolah diidentifikasi sebagai pengedar narkoba atau pelaku dan pembuat onar. Sebuah pertemuan antara orang tua dari para siswa dan dewan akademik hanya penggemar api.
Keesokan harinya, Clark berjalan ke salah satu pemuda diusir, Thomas Sams (Jermaine 'Huggy' Hopkins), meminta untuk dibiarkan kembali ke sekolah. Dalam sebuah adegan dramatis atap, Clark memberinya kuliah tajam tentang retak dan apa yang bisa terjadi pada Sams jika dia terus menggunakannya. Clark kemudian berani Sams untuk bunuh diri dengan melompat dari atap, namun Sams, mogok menangis, menolak dan membuat janji untuk membersihkan tindakannya. Clark enggan hibah dia kesempatan kedua untuk membalikkan keadaan. Namun, siswa lain diberhentikan berhasil masuk ke dalam sekolah dan menyerang siswa lain sebelum Clark datang untuk memecah melawan. Mengetahui dia melanggar kode api, pesanan Clark semua pintu terkunci dirantai dan selama jam sekolah untuk menjaga pengedar narkoba keluar. Juga, para siswa menunjukkan tidak ada perbaikan dalam mengambil versi praktek tes kemampuan dasar (lulus adalah 33% di bawah, seperti terlihat pada lembar skor tes disampaikan kepada Clark oleh Mrs Levias (Beverly Todd), wakil kepala sekolah. Melewati Minimal persyaratan adalah 75%). Anak-anak mulai ikatan dengan Mr Clark, bukan hanya sebagai pelaku, tetapi sebagai seorang ayah.
Clark tidak menempatkan dengan guru-guru yang tidak setuju dengan dia baik, terutama mereka yang melakukannya di depan para siswa. Salah satu pemecatan ruam nya dibalikkan oleh inspektur. Sementara itu, salah satu orangtua yang anaknya diusir dari Eastside oleh Clark, Leona Barrett (Lynne Thigpen) sejalan dirinya dengan walikota dalam upaya untuk menggulingkan Clark. Kepala pemadam kebakaran Clark akhirnya menangkap bukan hanya karena rantai di pintu, tetapi bersekongkol untuk menghilangkannya selama inspeksi kejutan.
Penangkapan Clark muncul setelah adegan kunci yang melibatkan Kaneesha (Karen Malina Putih), yang ingat Clark dari sekolah dasar. Clark menawarkan nasihat tentang kehamilan yang tidak direncanakan Kaneesha hanya sebelum ia ditangkap.
Malam itu, sementara Clark adalah di penjara dan walikota sedang mempersiapkan untuk menghapus dia, konvergen seluruh tubuh siswa pada Kantor Pusat Dewan Pendidikan Paterson. Mereka menuntut bahwa Clark akan dibebaskan dari penjara dan dipertahankan sebagai kepala sekolah. Mrs Barrett mencoba untuk meyakinkan siswa bahwa Clark telah membuat keputusan yang salah terlalu banyak dan bukan orang yang tepat untuk utama Eastside, dan meminta mereka kembali ke rumah mereka sebelum kesulitan dimulai. Tetapi murid-murid mengklaim bahwa Clark peduli untuk mereka dan telah melakukan begitu banyak baik bahwa mereka tidak akan menerima orang lain sebagai kepala mereka.
Akhirnya, Clark dibebaskan dari tahanan, dan kabar baik: siswa cukup lulus ujian keterampilan dasar yang menghasilkan kontrol pemerintahan saat ini mempertahankan seluruh sekolah. Dengan itu, Clark shuns baik Mrs Barrett dan walikota: "Anda dapat memberitahu Negara untuk pergi ke neraka!" Kemudian Clark memimpin murid-muridnya di sekolah menyanyikan lagu Eastside Tinggi (beberapa adegan sepanjang film menemukan Clark menekankan bahwa setiap siswa akan diajarkan untuk melakukan lagu sekolah pada permintaan). Fitur penutupan kredit adegan lulus Kelas Tinggi Eastside 1988 senior, termasuk Sams.


Cerita tersebut sangat luar biasa dan sangat bermanfaat. Isi dari Cerita itu memberi motivasi kepada kami selaku siswa untuk terus berjuang dalam menuntut ilmu.

Hari Raya Idul Adha

Hari ini adalah Hari Raya Idul Adha. Idul adha identik dengan pemotongan hewan kurban.Begitu juga di Rumah Anak Madani. Di RAM juga mengadakan potong hewan kurban oleh para siswa setempat.
Selain pemotongan hewan kurban, Di RAm diadkan berbagai macam agenda. Mulai dari solat Idul adha, dilanjutkan oleh halalbilhalal, selanjutnya makan pagi. Setelah makan pagi seluruh siswa-siswi RAM berkumpul dialula untuk mengikuti acara yang disiapkan para mahasiswa RAM. kegiatan tersebut adalah , "Happy Song" , lomba mading, Games, dan lomba joget.Acara tersebut sangat seru dan meriah. Dalam lomba mading alhamdulillah asram saya "Flamboyan" mendapat juara ke 2. Kami merasa sangat senang dengan hasil itu, cukup berat perjuangan anak flamboyan untuk membuat mading tersebut. Sampai-sampai kami tidur hampir jam 5 subuh. Setelah kami solat shubuh, kami tidur sejenak agar tidak mengantuk saat menjalankan solat. Begitu kompak kami mengerjakan mading tersebut. Sempat pesimis sebelumnya, karena sebelum itu sama sekali belum ada persiapan untuk membuat mading.
Setelah acara di aula selesai , kami, siswa-siswa CTF berkumpul di Student Center Hall untuk mengadakan acara makan lontong bersama. Kami berkumpul bersama, acara tersebut sangat bermanfaat karena bisa mempererat kebersamaan.
Semoga idul adh tahun depan lebih gemilau,, amin....

Jumat, 30 September 2011

Seperti Apa Anda Mengukir Sejarah?


"The difference between a successful
     ~ Vince Lombardi, Football Coach

Anda, kebanyakan manusia cukup puas
hanya dengan... 

Lahir - Hidup - dan lalu meninggal.

Hingga akhirnya yang tertinggal hanya
tiga baris di batu nisannya :

Si X, lahir tanggal sekian, dan meninggal
tanggal sekian!

Inginkah Anda menjalani hidup apa
adanya seperti itu?

Seperti apa Anda mengukir sejarah?

Ada 3 hal yang bisa membedakan Anda
dengan kebanyakan orang dalam mengukir
sejarah, yaitu...

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.
1. Kemauan

Kemauan menjadi kata kunci yang paling
penting dalam menentukan sejarah hidup
Anda
.

Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan
di mana? Tentunya hanya Anda yang
paling mengetahuinya!

Cobalah catat semuanya. Baik itu
melalui memori, diary, atau melalui
selembar kertas sekali pun! Anda pasti
punya kemauan!

Jangan pernah katakan Anda tidak punya
kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk
disia-siakan.
2. Keilmuan

Percaya, segala sesuatu itu pasti ada
ilmunya! Jika Anda punya kemauan dan
memiliki ilmunya, maka segala usaha
akan tercapai dengan lebih baik.

Itu sebabnya Anda harus mau belajar
dan belajar. Anda bisa belajar dimana
saja, kapan saja, dan dengan siapa
saja.

Ingat, tidak pernah ada kata terlambat
untuk belajar, mengenal, memahami, dan
mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat
bagi kehidupan Anda, begitu juga bagi
orang lain.

Dan satu lagi....
3. Kesempatan

Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka
tinggal kesempatanlah yang memutuskan
apakah Anda bisa mengukir sejarah
dengan baik atau tidak.

Kesempatan ini bisa datang dari mana
saja, tergantung kecekatan Anda dalam
memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Kita tahu, seringkali kesempatan itu
hadir, tapi kita tidak mampu
memanfaatkannya dengan benar, karena
keilmuannya kurang, meski keinginan
kita itu sebenarnya sudah besar.

Jika ini terjadi, tidak jarang orang
menyesal dan kadang menjadi berfikir
bahwa nasib selalu tidak berpihak
padanya.

Sebenarnya tidak demikian Anda! Dia
hanya tidak tahu bagaimana cara
menyatukan 3K! Yaitu...

Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!

Nah, sekarang Anda tahu, apa yang
harus dilakukan untuk bisa mengukir
sejarah dengan baik dalam hidup Anda!

Padukan antara kemauan, keilmuan dan
kesempatan. Jika kemauan sudah ada,
keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu
sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!

Dan percaya... ketika ketiga unsur ini
berpadu dalam hidup Anda, maka sejarah
kebesaran tentang Anda telah dimulai. :-)

;;